Ekonomi Indonesia Dikuasai Asing

Saat perekonomian Indonesia tumbuh semakin pesat, investor asing mulai melirik sehingga aliran dana asing masuk dengan deras. Salah satunya terlihat dari tingginya kepemilikan asing di pasar modal Indonesia.

Namun, dengan adanya momentum pertumbuhan ini seharusnya investor lokal lebih giat lagi daripada investor asing. Investor asing sekarang menguasai pasar modal Indonesia. Orang Indonesia asli tidak mengambil momentum untuk berinvestasi di pasar modal. Indonesia yang merupakan negara berkembang seharusnya masyarakatnya sadar untuk membantu pertumbuhan ekonomin negara. Salah satunya dengan meningkatkan kepemilikan investor lokal di perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sendi-sendi perekonomian di Indonesia dinilai telah banyak yang berpindah ke negara lain (asing). Akibatnya, sumbangan sektor industri terhadap PDB (product domestic bruto) cenderung stagnan bahkan menurun. Disisi lain, utang negera terus bertambah.

Indonesia terus mengalami de-industrialisasi. Akibatnya, indeks kesengsaraan rakyat atau yang biasa dikenal dengan sebutan misery index, saat ini justru meningkat tajam. Jika pada Desember tahun 2004 hanya 16,3 persen, maka pada bulan yang sama tahun lalu sudah melonjak sampai 19,6 persen. Data itu memperlihatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang diributkan pemerintah hanya dinikmati sekelompok kecil penduduk negeri ini. Hal ini terlihat bahwa tingkat kesengsaraan rakyat yang semakin tinggi.

Ditambah lagi dengan beragam kelangkaan bahan bakar dan kebutuhan pokok yang selama ini sering terjadi. Selain itu jurang kesenjangan antara si kaya dan si miskin juga semakin meningkat. Jadi, walaupun Indonesia diakui sebagai penghasil konglomerat kelas kakap yang tiap tahun selalu menempatkan orang kaya baru dari Indonesia tetapi masyarakat bawahnya tetap miskin. Inilah kesenjangan yang terjadi pada masyarakat kita.

Indonesia juga telah kehilangan satu fundamental ekonomi terpentingnya, yaitu stabilitas. Ciri-ciri tidak adanya stabilitas itu yaitu tingginya tingkat inflasi. Selain itu, nilai tukar rupiah yang buruk, cadangan devisa menukik tajam, dan kolaps-nya bursa hingga 60 persen.

Contoh pasar yang dikuasai asing adalah perbankan. Bank, katanya, adalah jantung perekonomian Indonesia, dan bila dikuasai asing bisa menyebabkan perekonomian Indonesia dengan mudah disetir oleh asing.

Saat ini banyak bank-bank yang ada di Indonesia dikuasai pihak asing. Itu sebagai bukti bahwa pihak asing menguasai jantung perekonomian kita. Pihak asing yang lebih dominan menguasai bank-bank di Indonesia.

Sejak krisis moneter melanda perekonomian negara-negara di Asia Tenggara tahun 1997, banyak bankir asing melirik negara-negara berkembang untuk dijadikan tempat berinvestasi karena dinilai sangat menguntungkan. Sejak saat itu pemerintah Indonesia pun dengan begitu gampang melepas aset-aset perbankan karena memerlukan dana segar guna menutupi defisit APBN yang sangat besar.

Jika saham-saham dari banyak bank milik pemerintah dan swasta nasional telah dikuasai bankir asing, maka akan sulit bagi pemerintah untuk masuk melakukan pengontrolan.

Semua sektor vital negara sudah dikuasai asing secara merajalela. Sektor energi, perbankan, air, dan telekomunikasi mayoritas telah dikuasai oleh asing.

 

http://groups.yahoo.com/group/infosawit/message/6300?var=1

http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=141179

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: