Karakteristik Asing yang Mempengaruhi Bisnis Internasional

Karakteristik di negara asing yang harus dipertimbangkan pada saat perusahaan akan terjun dalam bisnis internasional adalah :

a. B u d a y a

•         Penilaian mengenai selera, kebiasaan dan adat istiadat suatu negara

b. Sistem Ekonomi

•         Mengenali sistem ekonomi yang dianut (kapitalisme, komunisme atau sosialisme, swastanisasi)

c. Kondisi Ekonomi

Untuk memperkirakan permintaan produk perusahaan harus berupaya meramalkan kondisi ekonomi negara asing (pertumbuhan ekonomi dan  inflasi)

d. Nilai Tukar

•         Fluktuasi nilai tukar antara negara pemegang dan pemberi lisensi  dapat mempengaruhi permintaan produk

e. Risiko Politik

•         Akibat tindakan politik suatu negara dapat merugikan sebuah bisnis

Pengaruh Nilai Tukar terhadap Bisnis Internasional / Perdagangan Internasional

Nilai tukar menunjukkan harga dari barang yang dipertukarkan. Apabila dua mata uang yang dipertukarkan, maka akan terjadi perbandingan nilai antara kedua mata uang tersebut. Perbandingan nilai mata uang sering disebut “kurs”. Secara praktis kurs adalah harga nilai uang yang harus dibayar / ditukarkan untuk memperoleh satu unit mata uang asing. Dalam bisnis intemasional / perdagangan internasional, perubahan kurs yang terjadi antar mata uang negara-negara yang melakukan hubungan dagang akan mempengaruhi ekspor dan impor negara-negara tersebut. Kurs ini oleh Sobri (2001) disebut kurs wesel (exchange rate), karena tanpa perdagangan internasional seseorang tidak dapat melaksanakan pembayaran-pembayaran intemasional. Keadaan kurs nilai tukar ini tidak selalu tetap, akan tetapi lebih sering mengalami perubahan. Perubahan ini dapat terjadi karena proses price mechanisme di pasar bebas atau dapat juga terjadi karena kebijakan suatu negara terhadap mata uangnya untuk maksud dan tujuan tertentu.

Pengaruh Kekuatan Politik terhadap Bisnis Internasional

Elemen lingkungan politik yang relevan adalah peranan pemerintah dalam perekonomian, ideologi ekonomi dan politik, hubungan internasional, dan hubungan antara pemerintah dan bisnis pada umumnya. Para ahli politik biasanya melihat pada variabel lainya karena mereka berminat terhadap perilaku politik dan organisasi menurut pengertian harfiahnya, bukan bagaimana kaitan semua faktor itu dengan kegiatan bisnis. Lingkungan politik telah diakui sebagai faktor penting dalam banyak keputusan bisnis internasional. Studi menunjukkan bahawa nasionalisme dan perundangan dengan pemerintah dianggap sebagai masalah pokok bagi manajemen internasional. Selanjutnya, Hendrick dan Struggles memperkirakan bahwa lebih dari 60% perusahaan Amerika Serikat yang melakukan bisnis di luar negeri mengalami kerugian akibat politik dalam periode 1975 sampai 1980

1. Peranan pemerintah dalam Perekonomian

Dewasa ini semua pemerintah memainkan peranan penting dalam perekonomian negara. Pada dasarnya peranan itu terdiri dari dua jenis yaitu sebagai pemeran serta dan sebagai pengatur (regulator). Sebagian besar pemerintah memainkan kedua peranan itu dengan kadar yang berbeda-beda. Di negara industri barat peran serta pemerintah dalam perekonomian tidak begitu menonjol walaupun cukup penting.

- Pemeran serta
Ada beberapa alasan mengapa peran serta pemerintah dalam kegiatan ekonomi perlu diperhatikan oleh pemasar internasional. Pertama, pemilikan pemerintah mungkin menutup kemungkinan operasi perusahaan di beberapa pasar, seperti di India. Alasan lainnya adalah bahwa pemilikan pemerintah dapat berarti satu-satunya pelanggan perusahaan di suatu negara adalah pemerintah negara itu (monopoli power).

- Pengatur (Regulator)
Pemasar memahami peranann pemerintah sebagai pengatur lingkungan ekonomi. Pemerintah merencanakan dan mengarahkan, mengenakan pajak dan mengatur perekonomian. Kebijakan moneter dan kebijakan fiskal mempengaruhi penggunaan peralatan penetapan harga dan peralatan kredit oleh pemasar.

2. Kekuatan Ideologi

1)      Komunisme
Dalam doktin komunis, pemerintah menekankan agar semua faktor produksi utama dimiliki pemerintah. Dengan pengecualian, semua produksi dilakukan oleh pabri-pabrik dan pertanian milik pemerintah. Komunis yang dicetuskan oleh Kari Mark adalah teori perubahan sosial yang diarahkan kepada cita-cita masyarakat tanpa kelas.

2)      Kompensasi Kekayaan Ekspatriat

3)      Penghapusan dan penyitaan

4)      Kehancuran Komunisme

5)      Kapitalisme

6)      Peraturan dan Birokras

7)      Sosialisme

8)      Sosiallisme Eropa

9)      Sosialis di Negara Berkembang

10)  Konservatif atau Liberal

3. Kestabilan Politik

Tidak ada definisi yang tepat untuk ketidakstabilan politik, tetapi ada beberapa indikatornya. Pertama adalah seringnya pergantian rezim yang berkuasa, yang biasanya berarti pergantian lingkungan politik dunia usaha. Kedua adalah timbulnya kekuasaan, pertikaian dan demontrasi di suatu negara. Ketiga adalah perbedaan budaya.

4. Badan Usah Milik Negara

a) Mengapa perusahaan dinasionalisasi
Alasannya adalah (1) menarik uang lebih banyak karena perusahaan dimaksud diperkirakan memiliki laba yang tinggi, (2) kelanjutan dari alasan pertama, pemerintah yakin mampu menjalankan perusahaan dimaksud dengan lebih efisien dan menghasilkan uang lebih banyak, (3) untuk tujuan ideologi, (4) untuk memperoleh dukungan suara karena para politisi beranggapan dapat menyelamatkan PHK tenaga kerja, dengan membantu perusahaan yang hampir runtuh untuk tetap dapat bertahan hidup dan bantuan tersebut dihentikan setelah pemilihan, (5) pemerintah telah menyuntikkan dana keperusahaan dana atau industri dan yang biasanya diikuti oleh pengendalian ,

b) Persaingan tidak sehat
Hal ini disebabkan (1) perusahaan milik negara dapat menurun harga secara tidak wajarkarena tidak berorientasi mencari laba, (2) perusahaan milik negara dapat memperoleh dana /modal lebih mudah , (3) perusahaan milik negara memperoleh kontrak kerja dari pemerintah, (4) perusahaan milik negara memperoleh kemudahan ekspor, (5) perusahaan milik negara dapat menekan upah kerja dengan bantuan pemerintah.

Kekuatan Hukum Nasional di Beberapa Negara
1) Lingkungan Hidup
a) Perbedaan dalam Sistem Hukum
b) Hukum yang Berorientasi Ke dalam Negeri
c) Hukum langsung mempengaruhi Transaksi bisnis
d) Hukum yang ditujukan ke Perusahaan –perusahaan Asing
e) Dampak perusahaan Multinasional terhadap Negara Tujuan
f) Penyelesaian Sengketa dalam Bisnis Internasional

2) Lingkungan Teknologi

3) Lingkungan politik

http://www.scribd.com/doc/13043757/Slide-1

http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/4306385394.pdf

http://economicsjurnal.blogspot.com/2010/09/pengaruh-kekuatan-politik-dan-hukum.html

About these ads
  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: